Hasrat Modifikasi Speedaholic
Hasrat Modifikasi Speedaholic
Ditakdirkan
memiliki performa mesin yang luar biasa membuat penggemar kecepatan
satu ini berhasrat untuk memodifikasinya kembali.
Sebagai seorang pembalap yang telah lama berkecimpung dalam arena balap tentunya menginginkan kendaraan sport seperti GTR untuk menemani kesehariannya dengan tampilan standar dari pabrikannya, tetapi memiliki performa tinggi. Karena kendaraannya itu rencananya bukan hanya dipakai untuk sehari-hari saja, tetapi juga diharapkan dapat juga diturunkan di arena balapan.
Suhud Simbolon sang pembalap profesional sudah mendapatkan tunggangan yang diincarnya, bisa dipakai untuk keseharian dan juga bisa tampil di sirkuit balap yaitu Nissan Skyline GTR jenis R35 lansiran tahun 2012. Ketertarikannya pada R35 produksi teranyar karena tampilannya lebih gahar dan stylish dibandingkan dengan GTR sebelumnya.
Sebagai seorang pembalap yang telah lama berkecimpung dalam arena balap tentunya menginginkan kendaraan sport seperti GTR untuk menemani kesehariannya dengan tampilan standar dari pabrikannya, tetapi memiliki performa tinggi. Karena kendaraannya itu rencananya bukan hanya dipakai untuk sehari-hari saja, tetapi juga diharapkan dapat juga diturunkan di arena balapan.
Suhud Simbolon sang pembalap profesional sudah mendapatkan tunggangan yang diincarnya, bisa dipakai untuk keseharian dan juga bisa tampil di sirkuit balap yaitu Nissan Skyline GTR jenis R35 lansiran tahun 2012. Ketertarikannya pada R35 produksi teranyar karena tampilannya lebih gahar dan stylish dibandingkan dengan GTR sebelumnya.

“Meski
tampilannya sudah termasuk kategori mobil sport, namun tidak membuat
Suhud berpuas diri. Ia masih ingin memodifikasi mobil terbarunya agar
performanya dapat terus meningkat lagi, tanpa harus mengutak-atik sisi
lainnya. Apalagi konsep modifikasi
yang diinginkannya yaitu Original Look, dalam artian mobil terlihat
standar tetapi memiliki performa yang luar biasa,” ungkap Arya Ramadhan
salah satu punggawa Victory Racing Team (VRT), bengkel modifikasi untuk
R35.
Apalagi spesifikasi standar pada mobil R35 produksi 2012 boleh dibilang paling sempurna dibanding GTR sebelumnya. Dan sudah termasuk sebagai Top of Line, karena spesifikasi yang terdahulu sudah di up grade kembali sebelum diaplikasikan ke dalam R35 terbaru.
Untuk mewujudkan konsep Original Look, Suhud yang boleh dibilang sebagai pimpinan di VRT mulai berselancar di dunia maya untuk mencari piranti-piranti yang diinginkannya. Setelah mendapatkan apa yang dicarinya, ia pun mendatangkan langsung tuner dari Garage Art Jepang untuk mengaplikasikan piranti-piranti yang dibutuhkan dalam kabin dapur pacunya.
Apalagi spesifikasi standar pada mobil R35 produksi 2012 boleh dibilang paling sempurna dibanding GTR sebelumnya. Dan sudah termasuk sebagai Top of Line, karena spesifikasi yang terdahulu sudah di up grade kembali sebelum diaplikasikan ke dalam R35 terbaru.
Untuk mewujudkan konsep Original Look, Suhud yang boleh dibilang sebagai pimpinan di VRT mulai berselancar di dunia maya untuk mencari piranti-piranti yang diinginkannya. Setelah mendapatkan apa yang dicarinya, ia pun mendatangkan langsung tuner dari Garage Art Jepang untuk mengaplikasikan piranti-piranti yang dibutuhkan dalam kabin dapur pacunya.

“Awalnya,
saat mendatangkan tuner asal Jepang itu hanya ingin mengganti air
filternya saja, tetapi tuner Jepang itu mengusulkan agar menghasilkan
performa yang benar-benar prima, harus ada pengaplikasian
piranti-piranti lainnya. Akhirnya, semua piranti yang dapat meningkatkan
performa mesin diaplikasikan ke dalam mesin R35,” aku Arya yang mengaku
hanya butuh waktu seminggu untuk melakukan modifikasi mesin. Apalagi,
semua piranti yang tertanam dibalik bonet merupakan bolt on khusus untuk
R35.
Usai modifikasi mesin, Suhud memang belum sempat melakukan dyno test, hanya saja pembalap yang pernah lama tinggal di Australia ini meyakini performa mesinnya bisa mencapai 800 hp on engine. Terlebih lagi saat tampil di salah satu kejuaraan motorsport tahun lalu, Suhud dengan R35 -nya berhasil tampil sebagai juara ketiga dengan catatan waktu terbaik 11.5 detik untuk jarak 402 meter. (Teks Irianto B. Dirgantara. Foto Chris Pramudya)
Special Thanks to Victory Racing Team, Private Auto Garage (PAG)
Usai modifikasi mesin, Suhud memang belum sempat melakukan dyno test, hanya saja pembalap yang pernah lama tinggal di Australia ini meyakini performa mesinnya bisa mencapai 800 hp on engine. Terlebih lagi saat tampil di salah satu kejuaraan motorsport tahun lalu, Suhud dengan R35 -nya berhasil tampil sebagai juara ketiga dengan catatan waktu terbaik 11.5 detik untuk jarak 402 meter. (Teks Irianto B. Dirgantara. Foto Chris Pramudya)
Special Thanks to Victory Racing Team, Private Auto Garage (PAG)








0 komentar:
Posting Komentar